Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat (25/9/2026), berpotensi melanjutkan pelemahan sesudah pada hari kemarin ditutup mengalami pelemahan 1,2 persen ke 6.298,61.
Ringkasnya, laju indeks juga dibarengi dengan net sell asing Rp1,42 triliun pada perdagangan kemarin. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BMRI, BBRI, TLKM, ANTM, dan DEWA.
Untuk hari ini, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menuturkan IHSG berpotensi lanjut pelemahan jika IHSG gagal break kembali di atas 6.300.
Ringkasnya, untuk area support IHGS diproyeksi berada pada rentang 6.220-6.280. Sementara itu, resistance IHSG di level 6.300-6.330.
Dengan proyeksi tersebut, Fanny memiliki enam saham pilihan yang berpotensi dicermati investor, yaitu PTRO, ULTJ, BULL, MDKA, MAPA, dan ERAA
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

