Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan Kamis (1/10/2026), di tengah perhatian pasar terhadap perombakan Kabinet Merah Putih serta sejumlah data ekonomi domestik yang dirilis hari ini.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 14.58 WIB, IHSG terkoreksi 1,55 persen ke level 5.976,96.
Nilai transaksi menyentuh Rp7,92 triliun dengan volume perdagangan 26,04 miliar saham. Sebanyak 553 saham turun, 172 saham naik, dan 238 saham lainnya stagnan.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar berubah menjadi pemberat indeks, termasuk PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), sejumlah saham konglomerasi, serta saham-saham perbankan besar.
Di pasar valuta asing, rupiah turut terkoreksi 0,40 persen ke level Rp17.966 per USD pada Kamis (1/10/2026) pukul 15.04 WIB.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

