Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencoba bangkit pada perdagangan Kamis (17/9/2026), setelah enam sesi berturut-turut ditutup terkoreksi.
Ringkasnya, penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar, meski pasar masih dibayangi sentimen pengetatan moneter Amerika Serikat.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.48 WIB, IHSG terangkat 0,30 persen ke level 6.455. Nilai transaksi menyentuh Rp3,49 triliun dengan volume perdagangan 6,70 miliar saham.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi penopang pergerakan indeks. Saham Grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) memimpin kenaikan sebesar 3,23 persen ke Rp1.120 per unit, disusul emiten Prajogo Pangestu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (KEUNTUNGAN) yang terangkat 2,78 persen ke Rp925 per unit.
Saham Prajogo lainnya, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), turut menopang indeks, mengalami kenaikan 1,25 persen ke Rp1.620.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

