PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengincar pertumbuhan pendapatan konsolidasian bisa meningkat mid and high single digit (menengah hingga tinggi satu digit) pada tahun buku 2026.
Sementara itu dari kinerja kuartal I-2026, pendapatan ISAT sudah meningkat double digit. Di mana, ISAT meraup pendapatan sebesar Rp15,22 triliun atau meningkat 12,10% secara tahunan.
ISAT meraup pendapatan dari segmen selular sebesar Rp12,70 triliun, telekomunikasi tetap bernilai Rp212,83 miliar dan segmen Multimedia, Komunikasi, Data Internet (MIDI) sebesar Rp2,30 triliun.
Baca Juga: Cermati Kinerja Positif, Laba Pakuwon Jati (PWON) Meroket 29,31% Kuartal I 2026
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk ISAT menyentuh Rp1,49 triliun selama Januari–Maret 2026. Ini meningkat sekitar 13,75% secara tahunan dari Rp1,31 triliun.
Presiden Direktur & CEO Indosat Vikram Sinha menjelaskan pihaknya sebenarnya menetapkan pertumbuhan di kisaran high single digit, tetapi raihan di kuartal I-2026 menyalurkan ruang terhadap pertumbuhan yang lebih tinggi.
“Kami cukup percaya diri dapat menyentuh pertumbuhan double digit. Meski begitu, kami tetap berhati-hati karena ada berbagai faktor eksternal yang berada di luar kendali,” jelasnya dalam paparan publik, Selasa (5/5/2026).
Ringkasnya, di tengah upaya untuk menjaga tren pertumbuhan kinerja tersebut, ISAT tidak mengandalkan ekspansi berbasis belanja modal besar. Emiten halo-halo ini mulai menggeser fokus ke model bisnis yang lebih asset-light.
“Kami mengandalkan pertumbuhan berbasis aset, alhasil tidak memerlukan investasi yang besar dari sisi kami,” jelas Vikram.
Untuk 2026, ISAT menyiapkan anggaran belanja alias capital expenditure (capex) senilai Rp13 triliun. Anggaran ini tidak termasuk untuk biaya lisensi spektrum baru dan capex GPU berbasis kontrak.
Baca Juga: Sarimelati Kencana (PZZA) Bagikan Dividen Tunai Rp5 Miliar, Cumdate 8 Mei 2026
Di mana, ISAT tengah menyiapkan diri penguatan kapasitas jaringan melalui partisipasi dalam lelang spektrum frekuensi yang diproyeksikan digelar pemerintah, termasuk pada pita 700 MHz dan 2,6 GHz.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

