PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membukukan pertumbuhan jumlah pemegang saham pada April 2026. Berdasarkan data perseroan, jumlah investor pemilik Single Investor Identification (SID) naik ke 191.037 nasabah. Jumlah tersebut meningkat 12.071 nasabah dibandingkan bulan sebelum itu sebanyak 178.966 nasabah.
Corporate Secretary ADRO, Maharani Cindy Opssedha, menyatakan laporan bulanan registrasi pemegang efek tersebut dalam keterbukaan informasi. Perseroan menunjuk PT Ficomindo Buana Registrar sebagai Biro Administrasi Efek (BAE).
Hingga akhir April 2026, PT Adaro Strategic Investments masih berubah menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 14,04 miliar saham atau setara 47,79%. Garibaldi Thohir juga tercatat sebagai pemegang saham di atas 5% dengan kepemilikan 1,97 miliar saham atau 6,726%.
Ringkasnya, jajaran komisaris dan direksi perseroan turut memiliki saham ADRO. Presiden Komisaris Edwin Soeryadjaya menggenggam 1,05 miliar saham atau 3,579%. Wakil Presiden Komisaris Garibaldi Thohir memiliki 6,726% saham perseroan.
Komisaris Christian Ariano Rachmat tercatat memiliki 16 juta saham atau 0,054%. Arini Saraswaty Subianto menguasai 80,10 juta saham atau 0,273%. Sementara dari jajaran direksi, Lany Djuwita memiliki 250 ribu saham atau 0,001%, sementara Iwan Dewono Budiyuwono menggenggam 2.800 saham.
Ringkasnya, โDireksi atas nama Alamtri Resources Indonesia Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen ini,โ tulis Maharani Cindy Opssedha dalam laporannya, Jumat (8/5/2026).
Jumlah saham free float perseroan pada akhir April 2026 menyentuh 8,13 miliar saham atau setara 27,69% dari total saham tercatat. Persentase tersebut sedikit menurun dibandingkan bulan sebelum itu yang berada di level 28,34%.
Perseroan juga melaporkan kepemilikan saham tresuri sebanyak 589,19 juta saham atau 2,004%. Adapun total saham yang ditempatkan dan disetor penuh ADRO menyentuh 29,38 miliar saham.
Berdasarkan struktur pemilik manfaat, pengendalian ADRO melibatkan sejumlah kelompok usaha. PT Adaro Strategic Investments dimiliki oleh PT Adaro Strategic Capital senilai 74,93% dan PT Adaro Strategic Lestari senilai 25,07%. Pengendalian akhir melibatkan Keluarga Thohir, Keluarga Alm. Ir. Subianto, Keluarga Theodore Permadi Rachmat, serta Edwin Soeryadjaya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

