Kabar menarik datang dari PT Indika Energy Tbk (INDY). Jumlah investor yang mengoleksi saham perusahaan energi ini terpantau mengalami kenaikan pesat. Dalam satu bulan, ada tambahan seribu akun baru yang bergabung berubah menjadi pemegang saham perusahaan ini.
Data ini terungkap dalam Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek INDY yang berakhir pada 31 Mei 2026. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (10/6/2026), jumlah pemilik Single Investor Identification (SID) menyentuh 18.965 akun. Angka ini naik dari bulan sebelum itu yang tercatat sebanyak 17.965 akun.
Ada tiga pemegang saham utama yang memiliki porsi di atas 5%. PT Indika Inti Investindo masih berubah menjadi pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 1.968.882.699 saham atau setara 37,789%.
Ringkasnya, posisi kedua ditempati oleh PT Teladan Resources. Perusahaan ini menguasai 1.463.155.591 saham atau 28,083%. Sementara itu, Pandri Prabono memiliki 265.385.200 saham atau 5,093%.
Para petinggi INDY juga tercatat memiliki saham di perusahaan tersebut. Agus Lasmono, B.A., yang menjabat sebagai Komisaris, menggenggam 10.156.000 saham atau 0,195%. Berikutnya, Wishnu Wardhana memiliki 4.775.280 saham atau 0,092%.
Ringkasnya, bagaimana dengan kondisi free float INDY? Berdasarkan aturan Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan di Papan Utama wajib memiliki saham publik (free float) minimal 50 juta saham dan minimal 15% dari total saham tercatat.
INDY terpantau sudah memenuhi kriteria ini dengan sangat baik. Jumlah saham free float INDY menyentuh 1.442.982.470 saham. Secara persentase, angka ini menyentuh 27,7% dari total 5.210.192.000 saham yang tercatat.
Ringkasnya, selain itu, syarat jumlah pemegang saham minimal 300 nasabah pemilik SID juga sudah terlampaui jauh. Dengan total 18.965 pemegang saham, INDY berada dalam posisi aman sesuai ketentuan bursa.
Dalam laporan tersebut, manajemen juga mengungkap sosok pemilik manfaat atau Ultimate Beneficial Owner (UBO). Mereka adalah Agus Lasmono dan Wiwoho Basuki Tjokronegoro. Keduanya adalah pengendali tingkat individu di perusahaan ini.
INDY sendiri adalah emiten yang tercatat di Papan Utama BEI. Perusahaan ini mempercayakan administrasi efeknya kepada PT Datindo Entrycom sebagai biro administrasi efek. Hingga akhir Mei 2026, INDY juga tercatat memiliki saham treasuri sebanyak 7.500.000 saham atau 0,144%.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

