PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) bersiap memanjakan para pemegang sahamnya. Emiten properti ini akan menyalurkan dividen tunai total Rp57,96 miliar dari laba tahun buku 2025.
Keputusan ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 9 Juni 2026. Setiap pemegang satu lembar saham JSPT diproyeksikan menerima dividen senilai Rp25.
Asan Effendy, Corporate Secretary JSPT, menyalurkan rincian rencana ini dalam laporan keterbukaan informasi. โPerseroan menyatakan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 09 Juni 2026,โ tulis Asan, dikutip Jumat (12/6/2026).
Kinerja keuangan perusahaan sepanjang 2025 menjadi dasar pembagian keuntungan ini. JSPT berhasil meraup laba bersih sebesar Rp298,14 miliar. Perusahaan juga memiliki saldo laba ditahan yang belum dibatasi penggunaannya sebesar Rp1,85 triliun. Adapun total ekuitas perseroan tercatat menyentuh Rp3,14 triliun.
Investor yang ingin mendapatkan dividen ini perlu membukukan jadwal pentingnya. Tanggal cum-dividen atau batas akhir kepemilikan saham untuk mendapatkan hak dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 18 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum-dividen dijadwalkan pada 22 Juni 2026.
Ringkasnya, sementara itu, tanggal ex dividen atau periode perdagangan saham tanpa hak dividen dimulai pada 19 Juni 2026 di pasar reguler dan negosiasi. Untuk pasar tunai, ex dividen jatuh pada 23 Juni 2026.
Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai diproyeksikan ditentukan pada 22 Juni 2026 pukul 15.00 WIB. Terakhir, JSPT diproyeksikan mengirimkan pembayaran dividen langsung ke rekening pemegang saham pada 10 Juli 2026.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

