PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan penurunan laba 24,44 persen menjadi Rp68 miliar pada semester I-2026.
Di tengah penurunan laba, perseroan masih membukukan kenaikan pendapatan 2,20 persen menjadi Rp729,68 miliar dari periode serupa tahun sebelum itu sebesar Rp714 miliar.
"IPCM masih mampu menjaga pertumbuhan pendapatan melalui peningkatan efektivitas operasional, optimalisasi utilisasi armada, serta penguatan sinergi dengan Pelindo Group," kata Direktur Utama Jasa Armada Shanti Puruhita dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (31/7/2026).
Kontributor utama pendapatan IPCM masih berasal dari jasa pelayanan kapal yang menyentuh Rp704,27 miliar atau sekitar 96,52 persen dari total pendapatan perseroan.
Segmen ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan jasa penundaan yang meningkat 3,94 persen berubah menjadi senilai Rp664,42 miliar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

