PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan pemegang saham pengendali Perseroan yakni PT Visi Kota Indonesia bernilai Rp40 miliar pada 30 April 2026.
Direksi KBAG dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Selasa 05 Mei 2026 menuturkan, pinjaman VKI tersebut berjangka waktu lima tahun dengan tingkat bunga 6% per tahun. Pinjaman tersebut dapat dilunasi lebih cepat tanpa denda.
โFasilitas pinjaman pemegang saham tersebut diproyeksikan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dan atau keperluan operasional dan pembayaran utang,โ tulis Direksi KGAG keterbukaan informasi hari ini.
Ringkasnya, pertimbangan dan alasan Perseroan memilih pinjaman dari Pengendali Perseroan yaitu PT Visi Kota Indonesia dibandingkan dari pihak ketiga seperti lembaga pembiayaan maupun pihak bank dikarenakan tingkat bunga yang lebih rendah, fleksibilitas jangka waktu pelunasan dan administrasi. Selain itu Perseroan juga tidak dikenakan biaya provisi lainnya terkait dengan pinjaman tersebut.
Berdasarkan Direksi KBAG, transaksi ini diproyeksikan berdampak positif bagi Perseroan. Ini lantaran tingkat likuiditas Perseroan berubah menjadi lebih baik dan beban keuangan lebih efisien jika dibandingkan pembiayaan eksternal dari pihak ketiga.
Ringkasnya, selain itu, fasilitas pinjaman pemegang saham ini menciptakan fleksibilitas dalam jangka waktu pelunasan dan administrasi, meningkatkan modal kerja Perseroan, serta mendukung operasional dan peningkatan usaha Perseroan.
Direksi KBAG menambahkan, Transaksi yang dilakukan oleh Perseroan adalah suatu transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Pasalnya, PT Visi Kota Indonesia selaku pemberi pinjaman adalah pemegang saham pengendali Perseroan. Sementara itu, Transaksi Afiliasi ini bukan adalah transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

