PT Kencana Energi Lestary Tbk atau Kencana Energy (KEEN) resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Salu Noling dengan kapasitas 10 megawatt (MW). Kehadiran pembangkit tersebut menambah portofolio Kencana Energy berubah menjadi total 65 MW,
PLTM Salu Noling dioperasikan dan dikembangkan oleh anak usaha Kencana Energy, PT Tiara Tirta Energi (TTE). Pembangkit tersebut telah menyentuh Commercial Operation Date (COD) alhasil beroperasi secara komersial pada 13 Agustus 2026.
Selain menambah kapasitas pembangkit, PLTM Salu Noling diproyeksikan menyalurkan tambahan produksi listrik sebesar 56,94 GWh per tahun dan diproyeksikan mampu menyalurkan tambahan pendapatan hingga 11 persen per tahun.
"Kehadiran pembangkit ini semakin memperkuat portofolio Kencana Energy dalam menyediakan energi listrik yang bersumber dari energi terbarukan secara bersamaan mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia," kata Direktur Utama PT Kencana Energi Lestari Tbk, Wilson Maknawi dalam keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).
Ringkasnya, pLTM Salu Noling berlokasi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dengan memanfaatkan potensi aliran Sungai Noling dengan konsep Run of River. Pembangkit ini memanfaatkan aliran air sungai secara langsung tanpa memerlukan waduk penampungan berskala besar dengan luas sungai 438 km2 dan curah hujan tahunan 2.600 milimeter (mm).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

