Kinerja PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) pada kuartal III-2026 diestimasi lebih kuat, seiring peningkatan volume penjualan emas dan kenaikan produksi dari sejumlah area tambang.
Analis UOB Kay Hian Benyamin Mikael dalam risetnya mengungkap, pendorong utama perbaikan kinerja ARCI adalah volume penjualan emas yang diperkirakan menyentuh 33.000-36.000 ons pada kuartal III-2026.
Ringkasnya, peningkatan tersebut ditopang oleh kenaikan produksi di area tambang Araren dan Marawuwung di Indonesia.
Ringkasnya, aRCI juga memperkirakan produksi emas meningkat 15 persen pada 2026. Kenaikan produksi tersebut didukung oleh perbaikan kadar emas serta kontribusi dari kegiatan penambangan bawah tanah.
Meski prospek produksi membaik, UOB Kay Hian memangkas proyeksi laba bersih ARCI untuk 2026 dan 2027 masing-masing senilai 13,4 persen dan 24,9 persen. Revisi tersebut terutama mempertimbangkan tekanan biaya yang lebih tinggi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

