PT Kino Indonesia Tbk (KINO) menetapkan dividen tunai senilai Rp62 miliar atau setara Rp45 per saham. Dividen tersebut diproyeksikan dicairkan pada akhir Juni 2026.
Keputusan pembagian dividen ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (21/5/2026). Salah satu agenda rapat yakni penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025.
Tahun sebelumnya, emiten consumer goods itu meraup pendapatan sebesar Rp4,42 triliun. Adapun laba bersihnya sekitar Rp124 miliar dengan margin 2,8 persen.
Pemegang saham menyetujui sekitar 49 persen dari laba bersih tersebut dijadikan dividen. Lalu sisanya dibukukan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha secara bersamaan pengembangan perseroan.
Saham KINO bergerak di zona hijau pada perdagangan Senin (25/5/2026). Sahamnya kini diperdagangkan di level Rp1.120, mencerminkan dividend yield sebesar 4,02 persen.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

