Ringkasnya, pT Harum Energy Tbk (HRUM) dinilai memiliki peluang pemulihan kinerja yang belum sepenuhnya diperhitungkan pasar.
Ringkasnya, sejumlah sentimen negatif yang membayangi perseroan dinilai telah tercermin dalam pelemahan kepemilikan investor institusi.
Ringkasnya, analis Indo Premier Ryan Winipta dalam riset yang terbit 13 Agustus 2026 menilai HRUM sebagai turnaround story yang menarik di tengah berbagai pemberitaan negatif.
Indo Premier mempertahankan rekomendasi akumulasi dan menaikkan target harga HRUM menjadi Rp1.250 per unit, dari sebelum itu Rp1.150 per unit.
Pada Jumat (14/8/2026), hingga pukul 10.23 WIB, saham HRUM diperdagangkan di level Rp825 per unit, mengalami pelemahan tajam 23,26 persen sepanjang 2026 (YtD).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

