PT Quantum Clovera Investama Tbk (KREN) berencana menjalankan pembelian kembali (pembelian kembali saham) saham. Perusahaan penyedia jasa investasi ini menyiapkan dana maksimal Rp50 miliar untuk melancarkan aksi korporasi tersebut.
Sekretaris Perusahaan KREN, Indera Hidayat, menyatakan rencana ini dalam keterbukaan informasi. Dana pembelian kembali saham tersebut sudah termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya.
Indera menjelaskan, perusahaan diproyeksikan membeli kembali sebanyak-banyaknya 10% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh. Langkah ini dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 29 Tahun 2023.
Manajemen KREN menilai harga saham perusahaan kini masih berada di bawah nilai yang seharusnya. Aksi akumulasi ini diharapkan bisa memulihkan kepercayaan pasar.
โHarga saham Perseroan pada kini belum mencerminkan potensi dan nilai pasar wajar sebenarnya dari Perseroan. Program Pembelian Kembali Saham ini adalah salah satu bentuk usaha perseroan untuk mengembalikan kepada titik keseimbangan nilai pasar wajar,โ ujar Indera dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (22/5/2026).
Selain itu, program ini diharapkan menyalurkan dampak positif terhadap kegiatan usaha. Investor juga diharapkan semakin percaya terhadap nilai fundamental saham KREN.
Seluruh dana untuk pembelian kembali saham ini berasal dari saldo kas internal. Indera memastikan penggunaan dana tersebut tidak akan mengganggu operasional perusahaan.
โPelaksanaan pembelian kembali saham tidak mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak menyalurkan dampak atas biaya pembiayaan Perseroan, mengingat dana yang digunakan adalah dana internal,โ tambahnya.
KREN membukukan modal ditempatkan dan disetor penuh per 31 Desember 2025 menyentuh 18.208.470.100 lembar saham. Adapun nilai nominalnya sebesar Rp5 per saham. Kini, kepemilikan masyarakat (di bawah 5%) menyentuh 13.045.380.166 lembar saham atau setara 71,64%.
Ringkasnya, aksi korporasi ini memerlukan restu dari pemegang saham. Perusahaan menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 24 Juni 2026.
Jika disetujui, pembelian kembali saham akan dilakukan secara bertahap. Jangka waktunya paling lama 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB, atau maksimal hingga 24 Juni 2027.
KREN akan menunjuk perusahaan sekuritas untuk menjalankan transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Biaya jasa transaksi dipatok maksimal 0,25% dari nilai transaksi.
Berikut adalah perkiraan jadwal pelaksanaan pembelian kembali saham KREN:
Indera menekankan, direksi dan dewan komisaris telah meninjau risiko serta manfaat dari rencana ini. Manajemen merekomendasikan pemegang saham untuk menyetujui rencana pembelian kembali saham tersebut demi masa depan perusahaan yang lebih baik.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

