PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan kinerja keuangan yang baik pada semester pertama 2026. Emiten minyak dan gas (migas) milik Bakrie Group tersebut membukukan pertumbuhan, baik dari sisi penjualan maupun laba bersih.
Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan bersih ENRG meningkat 19 persen menjadi USD284,37 juta atau Rp5,08 triliun dengan asumsi kurs Rp17.850.
Sementara itu, EBITDA juga naik 25 persen menjadi USD186,27 juta atau Rp3,32 triliun pada periode serupa. Adapun laba bersih meroket hingga 27 persen menjadi USD45,23 juta atau Rp807 miliar.
Chief Executive Officer (CEO) & Presiden Direktur PT Energi Mega Persada Tbk, Syailendra S. Bakrie menuturkan, perseroan membukukan kinerja yang solid pada semester I-2026, didukung oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio yanag telah berproduksi serta peningkatan pendapatan.
"Di masa mendatang, kami diproyeksikan masih fokus untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada, melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan di lapangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan," katanya dalam keterangan resmi, Selasa (18/8/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

