Kinerja PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) pada kuartal II-2026 berada di bawah ekspektasi sesudah perseroan membukukan rugi bersih akibat penurunan volume penjualan emas.
Meski demikian, prospek jangka panjang BRMS dinilai masih menarik seiring ekspansi kapasitas produksi dan peningkatan kadar bijih yang diproyeksikan menopang pertumbuhan volume dalam beberapa tahun ke depan.
Analis UOB Kay Hian Benyamin Mikael dalam riset yang diterbitkan pada 4 Agustus 2026 menjelaskan, BRMS membukukan rugi bersih sebesar USD4,8 juta pada kuartal II-2026.
Angka tersebut berbalik dari laba bersih USD8 juta pada periode serupa tahun sebelumnya dan laba USD17,6 juta pada kuartal I-2026.
Pelemahan kinerja terutama dipicu jatuhnya volume penjualan emas hingga 63,1 persen secara kuartalan berubah menjadi 6.301 ons.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

