Emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) mencetak laba sebesar Rp578,34 miliar sepanjang kuartal I-2026. Perolehan itu meroket 1.066,5% secara tahunan atau year on year (yoy) dari periode serupa tahun sebelumnya sebesar Rp49,58 miliar.
Kenaikan laba emiten milik Aguan ini ditopang pertumbuhan pendapatan yang hampir dua kali lipat. Hingga Maret 2026, pendapatan neto PANI menyentuh Rp1,11 triliun, meroket 81,53% yoy dari Rp611,97 miliar pada kuartal I-2025.
Bila dirinci, pendapatan paling besar dikontribusikan oleh penjualan tanah dan bangunan, yakni sebesar Rp1,08 triliun. Sementara itu, pendapatan sewa dan pendapatan lainnya masing-masing sebesar Rp3,26 miliar dan Rp21,92 miliar sepanjang tiga bulan pertama tahun berjalan.
Seiring dengan kenaikan kinerja top line tersebut, beban pokok pendapatan ikut terkerek menjadi Rp312,53 miliar dari setahun sebelum itu Rp268 miliar. Beban itu berasal dari real estat sebesar Rp272,60 miliar, dan berasal dari konvensi dan pameran sebesar Rp39,93 miliar.
Secara operasional, laba bruto PANI juga ikut terdongkrak menjadi Rp798,38 miliar dari sebelum itu Rp343,98 miliar. Di sisi neraca, total aset PANI turun tipis menjadi Rp50,41 triliun per akhir Maret 2026.
Sementara itu, total ekuitas naik ke Rp32,21 triliun. Sementara itu demikian, arus kas operasional tercatat negatif sebesar Rp308,82 miliar.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

