PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) membukukan peningkatan laba kotor pada semester I-2026, yang naik lebih dari dua kali lipat menjadi USD28,2 juta dibandingkan USD13,9 juta pada periode serupa tahun sebelum itu.
Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, kenaikan laba kotor tersebut berlangsung ketika pendapatan konsolidasi relatif stabil di kisaran USD173 juta. Penurunan beban pokok pendapatan turut mendorong margin kotor perseroan naik ke 16,3 persen dari sebelum itu 8,1 persen.
Peningkatan profitabilitas tersebut juga berlangsung seiring perubahan komposisi pendapatan TOBA.
Kontribusi bisnis non-batu bara, terutama pengelolaan limbah dan ekosistem kendaraan listrik, menyentuh 66,5 persen dari total pendapatan konsolidasi. Angka tersebut lebih besar dibandingkan kontribusi bisnis batu bara yang sebesar 31,4 persen.
Perubahan komposisi tersebut berbeda dibandingkan periode sebelum itu ketika portofolio TOBA masih didominasi bisnis batu bara.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

