PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), atau SIG, membukukan realisasi laba periode tahun berjalan senilai Rp228,25 miliar di sepanjang semester I-2026 lalu.
Capaian tersebut terhitung meningkat hingga 470,95 persen, atau hampir enam kali lipat, dibanding realisasi laba periode berjalan pada periode sama di 2025 lalu.
Sementara dari sisi laba kotor, juga berlangsung pertumbuhan sebesar 21,07 persen, dari semula Rp3,13 triliun menjadi Rp3,79 triliun, untuk perbandingan periode serupa.
Reli kinerja laba tersebut, terutama ditopang oleh pertumbuhan pendapatan, di mana dalam enam bulan pertama 2026, SIG berhasil meraup Rp17,64 triliun, atau meningkat sekitar 13,07 persen secara tahunan (year on year/YoY), dibanding Rp15,6 triliun pendapatan pada paruh pertama 2025 lalu.
"Permintaan semen secara nasional yang mengalami peningkatan pada semester I-2026, berhasil kami maksimalkan, dengan membukukan volume penjualan total sebanyak 18,28 juta ton, atau naik 5,6 persen dari periode sebelum itu, yang sebanyak 17,31 juta ton," ujar Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, dalam keterangan resminya, Rabu (2/9/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

