PT Leyand International Tbk (LAPD) resmi mengumumkan rencana penerbitan hmetd jilid II. Pemegang saham pengendali LAPD, PT JSI Sinergi Mas (JSI) menyiapkan inbreng saham PT Bersaudara Sinergi Sejahtera (BSS) untuk menebus haknya.
Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Minggu (13/9/2026), perseroan berencana meluncurkan sebanyak-banyaknya 2 miliar saham seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham. Jumlah tersebut setara 50,42 persen dari jumlah saham yang diterbitkan sebelum penerbitan hmetd jilid II.
Harga pelaksanaan rights dan rasio final penerbitan hmetd akan ditentukan lebih lanjut dalam prospektus. Penjelasan tersebut juga mencakup jumlah pasti saham yang akan diterbitkan, biaya emisi, serta kinerja BSS.
Sementara itu, LAPD memperkirakan nilai penerbitan hmetd tersebut maksimal Rp100 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha perseroan, termasuk mendukung kebutuhan operasional, pelaksanaan kontrak, pemeliharaan atau penambahan alat, dan kebutuhan usaha lainnya.
JSI selaku pemegang saham pengendali akan melaksanakan seluruh hak yang didapat dalam bentuk penyertaan modal selain uang (inbreng) berupa saham BSS sebanyak 59.995 saham atau 99,99 persen dari modal ditempatkan dai disetor BSS. Nilai setoran modal tersebut menyentuh Rp44,39 miliar.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

