Ringkasnya, manajemen PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) mengumumkan, pengunduran diri Bapak Ivan Ekancono selaku Direktur perusahaan jasa teknologi informasi, digital dan komunikasi tersebut.
Ringkasnya, abraham Theofilus, Direktur Utama NFCX dalam pengumuman tertulis, Selasa 26 Mei 2026 menjelaskan, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Ivan Ekancono dari jabatan Direktur Perseroan pada, tanggal 22 Mei 2026.
โBerikutnya untuk memenuhi 33/POJK.04/2014, permohonan pengunduran diri anggota Direksi dari jabatannya yang akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan terdekat,โ kata Abraham dalam keterangannya.
Manajemen Perseroan menekankan, pengunduran diri Bapak Ivan Ekancono dari jabatan Direktur NFCX tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha Perseroan.
Hingga kuartal I 2026, NFCX masih menderita rugi bersih sebesar Rp9,04 miliar, melonjak 227% dibandingkan rugi Rp2,76 miliar pada kuartal I 2025. Kerugian tersebut antara lain disebabkan oleh pendapatan bersih Perseroan yang terjungkal 36,99% jadi Rp689,78 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp1,09 triliun kuartal I 2025.
PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) adalah perusahaan yang didirikan pada tanggal 26 Agustus 2013 di Jakarta. Perusahaan tersebut mengoperasikan platform digital, seperti nfcxc.com (situs web lepas akumulasi pulsa), Oona TV (platform streaming video, sementara itu ditutup pada tahun 2019), Tawarin.com (platform bekas pasar barang), dan Selaluada.com (pasar elektronik dan digital). (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

