PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) berencana menyalurkan dividen sebesar Rp900,8 miliar untuk tahun buku 2025. Dividen tersebut ekuivalen dengan Rp950 per saham.
Besaran dividen tersebut naik 30 persen dibandingkan nilai dividen per saham tahun buku 2024 yang sebesar Rp728. Kenaikan dividen sejalan dengan laba bersih yang meningkat positif.
Ringkasnya, perusahaan pengelola kawasan premium Pondok Indah Jakarta itu menetapkan dividen tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 11 Juni 2026. Pemegang saham menyetujui penggunaan 80 persen laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen tunai.
"Dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp950 per saham atau Rp900,8 miliar dan menyalurkan kuasa kepada Direksi untuk menetapkan tata cara pembagian dividen tunai tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal," kata manajemen MKPI dikutip Senin (15/6/2026).
Kemudian, sebanyak Rp1 miliar disisihkan sebagai dana cadangan, alhasil jumlah dana cadangan menjadi Rp13,2 miliar.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

