PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) membukukan pendapatan prapenjualan alias marketing sales senilai Rp997 miliar per Juni 2026.
Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo menyatakan, hingga Juni 2026, marketing sales yang berasal dari prapenjualan (pre-sales) dan recurring revenue menyentuh Rp997 miliar.
Ringkasnya, โKontribusi 72% berasal dari penjualan residensial, sementara sisanya berasal dari recurring revenue, khususnya segmen mal dan hotel,โ ujarnya kepada Kontan, Rabu (15/7/2026).
Ringkasnya, per Juni 2026, sekitar 67% marketing sales berasal dari produk yang memanfaatkan insentif PPN DTP.
Baca Juga: Ekspansi Bisnis Segmen Fiber Optik, Cermati Rekomendasi Saham Mitratel (MTEL)
Ringkasnya, sementara itu, mayoritas konsumen MTLA masih menggunakan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).
โHingga Juni 2026, lebih dari 80% transaksi pembelian dilakukan melalui KPR, sementara sisanya menggunakan pembayaran tunai maupun cicilan bertahap,โ paparnya.
Ringkasnya, olivia bilang, MTLA masih terus mencermati perkembangan kondisi ekonomi dan pasar, termasuk pelemahan rupiah dan kenaikan suku bunga.
โSementara itu, hingga kini kami belum menjalankan revisi terhadap target marketing sales ataupun pendapatan tahun 2026,โ tuturnya.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

