PT NexAi Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) resmi menetapkan harga pelaksanaan penerbitan hmetd sebesar Rp8.880. Angka ini lebih tinggi daripada estimasi awal sebesar Rp8.400.
Dalam dokumen Penawaran Umum Terbatas dalam Rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) yang dikutip Jumat (11/9/2026), MGLV berencana meluncurkan sebanyak-banyaknya 285,7 juta saham baru. Dengan harga tersebut, maka perseroan berpotensi membukukan dana hingga Rp2,5 triliun
Perusahaan yang sebelum itu bernama PT Panca Anugerah Wisesa itu juga menetapkan rasio 100:15 di mana setiap 100 saham lama akan mendapatkan 15 rights dengan pembulatan ke bawah (round down). Sementara, efek dilusi akibat aksi korporasi tersebut bagi pemegang saham yang tak ikut berpartisipasi menyentuh 13,04 persen.
MGLV berencana menggunakan dana hasil penerbitan hmetd tersebut untuk mengambil alih piutang pengendali baru, PT Nextier Datamate Center kepada PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAI Center bernilai Rp668,6 miliar.
Selain itu, MGLV juga diproyeksikan memanfaatkannya sebagai setoran modal kepada PT Nextier Askara Center dan PT Nextier GenAI Center yang berubah menjadi anak usaha perseroan senilai Rp1,6 triliun. Dana tersebut diproyeksikan digunakan untuk membangun data center di Kawasan Industri Batang Rp1 triliun dan Jababeka Rp600 miliar. Adapun sisanya untuk modal kerja.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

