PT Mahkota Group Tbk (MGRO) merealisasikan pengalihan sebagian saham hasil pembelian kembali atau pembelian kembali saham. Emiten ini menjual 3.001.700 lembar saham pada 30 Juni 2026.
Perusahaan mengantongi dana segar senilai Rp2,15 miliar dari aksi korporasi tersebut. Saham dialihkan dengan harga rata-rata Rp717,52 per lembar.
Nagian Toni, Direktur MGRO, menjelaskan dalam laporannya bahwa transaksi ini dilakukan melalui Anggota Bursa PT PANIN. Perusahaan tidak membukukan kerugian dari penjualan saham tersebut.
Ringkasnya, โPerseroan melaporkan pelaksanaan pengalihan saham hasil Buy Back untuk periode 30 Juni 2026,โ tulis Nagian dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2026).
Hingga periode tersebut, akumulasi jumlah saham hasil pembelian kembali saham yang telah dijual atau dialihkan menyentuh 3.001.700 lembar. Nilai dana yang didapat secara kumulatif sebesar Rp2,15 miliar.
Ringkasnya, aksi korporasi ini membuat sisa saham hasil pembelian kembali yang belum dialihkan kini berjumlah 63.871.300 lembar. MGRO menjalankan pengalihan ini sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29/2024.
Berdasarkan data perusahaan, saham-saham yang dialihkan berasal dari periode pembelian kembali saham Maret 2020. Saat itu, perusahaan membeli total 29.155.900 lembar saham dengan harga rata-rata Rp673,65 per lembar.
Selain periode tersebut, MGRO masih memiliki simpanan saham pembelian kembali saham dari periode Maret 2023 sebanyak 29.162.200 lembar. Ada pula hasil pembelian kembali saham periode Juni 2025 sebanyak 8.554.900 lembar yang belum mulai dialihkan.
Seluruh proses pengalihan saham ini dilakukan melalui mekanisme perdagangan di Bursa Efek. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan saham hasil pembelian kembali saham ke pasar sesuai ketentuan yang berlaku.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

