PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) bersiap memperoleh penambahan modal melalui skema penempatan terbatas. Perusahaan akan membukukan dana tunai sebesar Rp1,02 triliun dari aksi korporasi tersebut.
Rencana strategis itu dilakukan untuk membangkitkan kembali MKNT melalui injeksi aset, yakni PT Citra Baru Steel (baja) dan PT Radja Udang Malingping (budidaya udang). Sebanyak lima investor individu juga dilibatkan dengan urunan dana senilai Rp200 miliar.
Dalam pengumuman yang disampaikan Selasa (22/9/2026), PT Headwell Bintang Energi Hijau akan memperoleh sebanyak 668 miliar saham baru. Kehadirannya secara bersamaan menjadi pengendali baru perseroan dengan penerima manfaat (ultimate beneficial owner), Handoyo Setiawan untuk menggantikan Tan Heng Lok.
Di posisi kedua ada PT Mantra Capital Persadan yang membukukan 156,48 miliar saham. Sisanya yakni lima investor individu: Suripto, Jhon Veter Firdaus, dan Antony Lesmana masing-masing 50 miliar saham, serta Daniel Tejakusuma dan Rossa Lina masing-masing 25 miliar saham.
Seluruh investor tersebut akan menebus saham baru sebesar Rp1, mengacu harga saham MKNT di pasar reguler. Kini, saham MKNT masih disuspensi Bursa Efek Indonesia (BEI).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

