PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) membukukan kenaikan pendapatan dan laba bersih sepanjang tiga bulan pertama tahun 2026.
KPIG membukukan pendapatan bersih sebesar Rp589,1 miliar per kuartal I 2026, meningkat 26,8% year on year (yoy) dibandingkan periode serupa tahun 2025 sebesar Rp474,7 miliar.
Sementara itu, laba bersih KPIG mengalami kenaikan 55,8% yoy berubah menjadi Rp94,6 miliar, dengan kenaikan marjin laba bersih berubah menjadi senilai 16,1%.
Kenaikan pendapatan sepanjang kuartal I 2026 ditopang oleh penguatan bisnis hospitality perseroan yang mencakup hotel, resor, dan golf. Segmen ini berkontribusi dominan sebesar 52% terhadap total pendapatan KPIG, atau bernilai Rp306,1 miliar. Raihan ini 43,2% yoy.
Ringkasnya, baca Juga: Atur Strategi Diversifikasi Valas, Dolar AS Masih Jadi Lindung Nilai Jangka Pendek
Selain itu, pendapatan KPIG juga berasal dari manajemen properti dan jasa lainnya, apartemen dan properti lainnya, serta sewa ruang perkantoran, dengan total kontribusi senilai Rp283,0 miliar. Raihan ini mengalami kenaikan 12,8% yoy.
Kinerja pendapatan yang solid turut mendorong peningkatan profitabilitas KPIG pada kuartal I 2026. KPIG membukukan EBITDA mengalami kenaikan 26,8% yoy berubah menjadi Rp110,9 miliar dengan marjin EBITDA senilai 18,8%.
Pada kuartal I 2026, posisi neraca keuangan KPIG masih stabil dengan total aset senilai Rp36,2 triliun, mengalami kenaikan 0,6% dari Rp36,0 triliun pada tahun 2025. Total liabilitas berubah menjadi Rp6,9 triliun per akhir Maret 2026, dari Rp7,2 triliun di akhir Desember 2025.
Sementara total ekuitas tercatat naik 18% menjadi Rp29,3 triliun pada 31 Maret 2026, dibandingkan akhir Desember 2025 sebesar Rp28,8 triliun.
Manajemen KPIG menuturkan, MNC Tourism akan terus mengakselerasi pengembangan portofolio aset ikonik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City serta mengoptimalkan performa aset perhotelan premium di berbagai lokasi strategis.
โPerseroan fokus menjaga ritme pembangunan untuk memastikan proyek-proyek unggulan di KEK MNC Lido City menyentuh target penyelesaian,โ katanya dalam keterbukaan informasi tanggal 5 Mei 2026.
Ringkasnya, baca Juga: Analis Proyeksikan Rupiah Menembus Level Rp17.550 per Dolar AS Pekan Ini
Sepanjang kuartal I 2026, fokus KPIG tertuju pada tiga proyek utama. Pertama, pembangunan Hyatt Regency Lido Resort (Tower Wing) telah memasuki tahap finalisasi akhir. Pembangunan ini akan dalam waktu dekat meningkatkan kapasitas hotel secara signifikan untuk menyambut tingginya permintaan akomodasi dan venue MICE berkualitas tinggi di kawasan Lido.
Kedua, progres pengerjaan Clubhouse yang telah memasuki tahap penyelesaian. Sementara pengembangan infrastruktur pada area hunian eksklusif Private Clubhouses (PCH) Tahap 2 dan residensial Lido Hill masih berjalan sesuai jadwal.
Ringkasnya, ketiga, ekspansi fasilitas outbound Lido Adventure Park yang terintegrasi langsung dengan Hyatt Regency Lido Resort, guna menciptakan ekosistem wisata keluarga dan corporate gathering yang komprehensif.
Portfolio hotel milik KPIG sepanjang kuartal I 2026 membukukan tingkat hunian (occupancy rate) yang kuat, didorong oleh tingginya aktivitas bisnis dan wisata di awal tahun.
โKinerja operasional ini turut diperkuat dengan prestasi yang menekankan keunggulan kualitas layanan perseroan di kancah global,โ papar manajemen.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

