PT Multi Spunindo Jaya Tbk. (MSJA) resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 April 2026.
Berdasarkan ringkasan risalah rapat, emiten yang bergerak di industri manufaktur ini akan menyalurkan dividen total sebesar Rp85.983.366.000 (delapan puluh lima miliar sembilan ratus delapan puluh tiga juta rupiah). Jumlah tersebut setara dengan Rp15 per lembar saham yang akan dibagikan kepada pemegang saham yang berhak.
Kebijakan dividen ini adalah bentuk penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025 yang tercatat sebesar USD 5,98 juta. Dari total laba tersebut, porsi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk adalah sebesar USD 5,675 juta.
Perseroan memutuskan untuk mengalokasikan sekitar 90% dari laba tersebut sebagai dividen tunai, sementara sisanya diproyeksikan ditetapkan sebagai laba ditahan. "Menyetujui penetapan penggunaan laba perseroan melalui RUPST, di mana Rp85,98 miliar dialokasikan sebagai dividen tunai," tulis manajemen dalam keterangan resminya, Selasa (5/5/2026). Rapat tersebut dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 5.251.556.244 saham atau setara dengan 91,61% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Seluruh pemegang saham yang hadir menyalurkan suara setuju (100%) terhadap agenda penggunaan laba bersih tersebut. Selain pembagian dividen, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga menyetujui sejumlah agenda strategis lainnya.
Salah satunya adalah persetujuan atas laporan tahunan Perseroan serta pengesahan laporan keuangan auditan untuk tahun buku 2025. RUPST juga menyalurkan pendelegasian wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan menjalankan audit terhadap laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2026.
Selain itu, manajemen turut menyatakan laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) kepada para pemegang saham. Agenda lainnya mencakup penetapan gaji, honorarium, serta tunjangan bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga tata kelola perusahaan yang baik.
Sebagai informasi, susunan pengurus perseroan tidak mengalami perubahan, dengan Sasongko Basuki masih menjabat sebagai Direktur Utama hingga periode Juni 2028. Perseroan memastikan seluruh proses pelaksanaan RUPST ini telah sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

