PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) menargetkan pertumbuhan laba 10 persen pada 2026. Optimisme tersebut didukung kinerja semester I-2026 serta prospek permintaan yang dinilai masih kuat hingga paruh kedua tahun berjalan.
Chief Strategy & Business Development Officer, Corporate Secretary & Investor Relation ISSP, Johannes Wahyudi Edward, menuturkan perseroan berhasil membukukan pertumbuhan laba 12 persen pada semester I-2026.Johannes optimistis kinerja semester II perseroan lebih kuat dibandingkan semester I.
"Kalau kita lihat dari progres Semester I-2026 saja kita sudah menyentuh pertambahan laba sekitar 12 sekian persen. Dan memang secara historikal dan secara nature biasanya second half itu akan lebih stronger daripada first half," ujar Johannes dalam Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).
Ringkasnya, adapun perseroan membidik permintaan untuk sejumlah proyek pemerintah, seperti pengerjaan proyek pipa transmisi Gas Bumi Dumai-Sei Mangkei (Dusem) di Pulau Sumatra, Cirebon-Semarang (CISEM) di Pulau Jawa, program prioritas pemerintah untuk pembangunan koperasi desa merah putih hingga sekolah rakyat, serta perkembangan data center.
"Sejauh ini kami cukup optimistis atau cukup yakin bahwa setidak-tidaknya target pertumbuhan laba 10 persen yang kami set di awal akan tercapai sampai kini," katanya.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

