Manajemen PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) berencana menghimpun dana segar hingga Rp94,45 miliar melalui Penambahan Modal dengan Menyalurkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) II atau penerbitan hmetd.
Dalam prospektus Perseroan yang diumumkan Selasa (30/6/2026), terungkap, Perseroan akan meluncurkan sebanyak-banyaknya 944,47 juta saham baru atau setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi korporasi tersebut.
Ringkasnya, disebutkan setiap pemegang tiga saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 8 Juli 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh satu Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Setiap satu HMETD menyalurkan hak membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham. Dengan skema tersebut, Perseroan berpotensi membukukan dana maksimal sebesar Rp94,45 miliar apabila seluruh HMETD digelar.
Selain meluncurkan saham baru, PEGE juga akan menyalurkan sebanyak-banyaknya 944,47 juta Waran Seri II secara cuma-cuma kepada pemegang saham yang menggunakan HMETD-nya. Setiap pembelian satu saham baru akan memperoleh satu Waran Seri II.
Waran tersebut berpotensi dikonversi berubah menjadi saham baru dengan harga pelaksanaan Rp120 per saham pada periode 14 Januari 2027 hingga 14 Juli 2031. Apabila seluruh waran dieksekusi, Perseroan berpotensi memperoleh tambahan dana hingga Rp113,34 miliar.
Perseroan menekankan tidak menunjuk pembeli siaga (standby buyer) dalam pelaksanaan penerbitan hmetd ini. Dengan demikian, saham yang tidak diambil melalui pelaksanaan HMETD akan tetap menjadi saham portepel Perseroan.
Sejumlah pemegang saham utama telah menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam penerbitan hmetd tersebut. PT Mandiri Terang Harapan yang memiliki 9,07% saham akan melaksanakan 35% HMETD atau sekitar 29,96 juta HMETD bernilai Rp3 miliar.
Sementara itu, Trisno Limanto selaku pemegang saham utama secara bersamaan pengendali dengan kepemilikan 18,94% akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya sebanyak 178,91 juta HMETD dengan nilai sekitar Rp17,89 miliar.
Adapun RR Capital Group Pte Ltd, pemegang saham utama dengan kepemilikan 42,41%, juga menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimilikinya sebanyak 400,58 juta HMETD bernilai sekitar Rp40,06 miliar.
Perseroan mengingatkan pemegang saham yang tidak menggunakan HMETD sesuai porsi kepemilikannya akan mengalami penurunan kepemilikan (dilusi) hingga maksimal 25% setelah penerbitan hmetd terlaksana. Dilusi dapat menyentuh maksimal 20% setelah seluruh Waran Seri II juga dikonversi menjadi saham.
Dalam prospektus tersebut terungkap cum-right di Pasar Reguler dan Negosiasi berlangsung hingga 06 Juli 2026, sementara recording date ditetapkan pada 08 Juli 2026. Perdagangan dan pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada 10-17 Juli 2026.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

