PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) menyiapkan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias penerbitan hmetd. Aksi korporasi tersebut dilakukan untuk pengembangan bisnis di luar sektor otomotif.
Perseroan menargetkan dana penerbitan hmetd maksimal Rp200 miliar yang akan digunakan untuk memperkuat modal kerja (working capital), termasuk pembelian bahan baku, peningkatan produksi, dan kegiatan operasional lainnya.
Rencana penerbitan hmetd tersebut ditopang oleh kinerja keuangan yang positif. Sepanjang 2025, PART membukukan penjualan Rp369,6 miliar, meningkat 38 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp267,4 miliar. Laba kotor naik 21 persen menjadi Rp70,8 miliar dengan laba bersih meningkat 30 persen menjadi Rp30,2 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, perseroan berencana mengembangkan produk di luar komponen otomotif secara bersamaan menyiapkan penerbitan hmetd pada kuartal I-2027.
"Pertumbuhan kinerja tahun 2025 berubah menjadi landasan penting bagi perseroan untuk melanjutkan ekspansi. Ke depan, kami diproyeksikan masih berfokus pada penguatan bisnis utama, pengembangan produk, serta peningkatan kapasitas produksi dan efisiensi operasional,โ ujar Direktur PART, Tjoeng Rino Saputra dalam keterangan resmi, Rabu (30/9/2026).
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

