PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) memutuskan pembagian dividen tunai senilai Rp179,09 miliar atau ekuivalen dengan Rp60 per saham untuk tahun buku 2025.
Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6/2026). Rasio pembayaran diusulkan sekitar 56 persen dari laba bersih.
Di samping dividen, perseroan mengalokasikan Rp20 miliar untuk dana cadangan untuk memenuhi ketentuan undang-undang. Lalu sisanya diproyeksikan menambah saldo laba untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha.
Sepanjang tahun sebelumnya, perusahaan konstruksi swasta itu membukukan pendapatan sebesar Rp1,59 triliun, meningkat 38 persen dibandingkan 2024. Sementara laba bersih naik 49 persen menjadi Rp320 miliar.
Kemampuan perseroan dalam menghasilkan laba dari modal juga cukup solid. Hal ini tercermin dari Return on Assets (ROA) yang menyentuh 22,5 persen dan Return on Equity (ROE) sebesar 34,5 persen.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

