Manajemen PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) mengumumkan, bahwa Perseroan telah menjual 57,6% kepemilikan sahamnya pada entitas anak PT Elpi Trans Cargo (ETC) kepada PT Chandra Shipping Internasional (CSI) pada tanggal 8 Mei 2026.
Wawan Heri Purnomo, Corporate Secretary ELPI dalam keterangan tertulis, Senin 11 Mei 2026 mengemukakan, ELPI melepas sebanyak 17.250 lembar atau 57,5% saham ETC dengan nilai transaksi menyentuh Rp17,250 miliar. Adapun setelah transaksi tersebut, ELPI tidak kembali menjadi pemegang saham pengendali ETC
Menurut Wawan, pasca transaksi tersebut, PT Chandra Shipping Internasional (CSI) akan menjadi pengendali baru ETC dengan kepemilikan saham menyentuh 57,5% saham. Sementara ELPI menguasai 12.750 lembar saham atau 42,5%.
Wawan menuturkan, penjualan saham ETC kepada CSI adalah langkah strategis Perseroan menyalurkan dukungan terhadap kelangsungan usaha (going concern) ETC, terutama dalam upaya pengembangan bisnis di sektor jasa offshore.
Setelah beralihnya pengendalian ETC ke CSI, maka ETC tidak kembali berstatus sebagai entitas anak yang terkonsolidasi dalam laporan keuangan Perseroan. Sementara itu, dipastikan bahwa transaksi ini tidak mengganggu operasional induk perusahaan.
Wawan menekankan bahwa transaksi ini tidak menyalurkan dampak terhadap kegiatan operasional Perseroan. โSebaliknya, kegiatan usaha Perseroan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya,โ tulis Wawan dalam laporannya.
Perlu diketahui, ETC adalah entitas anak terkonsolidasi ELPI dengan kepemilikan 99% saham. ETC fokus pada layanan non-offshore, khususnya bidang kargo curah menggunakan armada Tug & Barge serta Bulk Carrier. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

