PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) memutuskan menyalurkan dividen tunai sebesar Rp1,43 per saham. Ini setara dengan 25% dari perolehan laba bersih CHIP untuk tahun buku 2025.
Adapun rencana pembagian dividen itu telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (29/6).
Menilik kinerja tahun buku 2025, CHIP mampu membukukan penjualan sebesar Rp136,84 miliar. Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan CHIP menyentuh Rp4,62 miliar.
Ringkasnya, baca Juga: BEI Masih Tunggu Aturan Turunan untuk Eksekusi Demutualisasi Bursa
Direktur Keuangan Pelita Teknologi Global Hasri Zulkarnaen menuturkan pembagian dividen tersebut adalah strategi CHIP untuk terus menyalurkan nilai tambah kepada pemegang saham meski kondisi ekonomi global masih menantang.
"Walaupun laporan keuangan 2025 dipengaruhi kondisi geopolitik dan ekonomi Indonesia yang masih mengalami penyesuaian, kami tetap konsisten menyalurkan dividen," ujar Hasri dalam paparan publik, Senin (29/6).
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham menetapkan Rp200 juta dari laba bersih tahun buku 2025 diproyeksikan dibukukan sebagai dana cadangan sesuai ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Pada akhir perdagangan Senin (29/6), CHIP parkir di level Rp930 per saham. Jika menggunakan harga tersebut, maka estimasi dividend yield CHIP menyentuh 0,15%.
Baca Juga: Rupiah Terangkat pada Awal Pekan, Tinjau Sentimen Pergerakan Selasa (30/6)
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

