Perusahaan properti dan real estat, PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp734,857 juta (Rp0,09 per saham) pada kuartal I 2026, terjungkal 76,03% dari Rp3,06 miliar (Rp0,37 per saham) pada kuartal I 2025.
Seperti tergambar dalam laporan keuangan per Maret 2026 yang dipublikasikan Kamis, 21 Mei 2026, pendapatan bersih POLL merosot 14,87% berubah menjadi Rp17,63 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp20,72 miliar pada periode sama tahun 2025.
Ringkasnya, penurunan terbesar pendapatan POLL di kuartal I 2026 dari penyewaan ruang kantor yakni 19,28% jadi Rp15,8 miliar, dari Rp19,57 miliar pada kuartal I 2025..
Beban pokok pendapatan POLL naik 3,34% dari Rp11,11 miliar pada kuartal I 2025, menjadi Rp11,49 miliar pada kuartal I 2026. Laba kotor Perseroan terjungkal 35,98% jadi Rp6,14 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp9,59 miliar kuartal I 2025.
Setelah dikurangi beban usaha, emiten properti dan real estat ini membukukan laba usaha sebesar Rp1,08 miliar pada kuartal I 2026. Jumlah usaha tersebut terpangkas 90,78% jika dibandingkan Rp11,77 miliar pada kuartal I 2025.
Dari sisi neraca keuangan, POLL memiliki total aset senilai Rp2,52 triliun per Maret 2026, mengalami kenaikan 0,51% dari Rp2,50 triliun per Desember 2025. Jumlah liabilitas dan ekuitas emiten emiten pengembang properti tersebut per Maret 2026, masing-masing senilai Rp605,39 miliar dan Rp1,91 triliun. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

