PT MPX Logistik Internasional Tbk (MPXL) membukukan pemulihan kinerja keuangan yang signifikan, terutama pada kuartal II-2026. Emiten jasa pengangkutan dan logistik ini berhasil membalikkan kondisi dari merugi menjadi meraup laba bersih bernilai positif sepanjang Januari-Juni 2026.
MPXL membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 28,81 persen secara tahunan menjadi Rp74 miliar. Capaian tersebut menopang reli laba bruto perseroan yang meroket 96,51 persen.
Sejalan dengan kenaikan margin, laba bersih MPXL meroket hingga 217,25 persen menyentuh Rp4,11 miliar, dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu yang sempat membukukan kerugian sebesar Rp3,5 miliar.
Direktur Pemasaran dan Operasional PT MPX Logistik Internasional Tbk, Sunyoto Bambangkusumo menjelaskan, tekanan pada kinerja keuangan tahun sebelumnya disebabkan oleh investasi masif di wilayah Kalimantan, khususnya untuk mendukung proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), yang belum terealisasi sesuai ekspektasi pertumbuhan belanja modal pemerintah.
"Di tahun 2026 ini, kami memperkuat dan mengoptimalisasi rute-rute yang sudah ada serta fokus pada rute yang lebih menguntungkan. Langkah efisiensi operasional dan optimalisasi beban biaya suku cadang menjadi pendorong utama reli laba bersih perseroan," ujar Sunyoto dalam Public Expose Live 2026, Senin (7/9/2026).
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

