PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) membukukan reli pendapatan sebesar 211,6 persen secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ) hingga 30 Juni 2026.Tak hanya meningkat dari sisi nominal, kualitas pertumbuhan pendapatan juga dinilai membaik. Hal ini terlihat dari keberhasilan REAL mengonversi kenaikan penjualan menjadi perbaikan profitabilitas.EBITDA yang pada kuartal I 2026 masih negatif Rp1,3 miliar, berbalik menjadi positif Rp2,4 miliar pada kuartal II 2026.
Sementara itu, laba bersih juga berbalik dari rugi Rp2,5 miliar menjadi laba Rp2,5 miliar."Pertumbuhan pendapatan sebesar 211,6% QoQ menunjukkan adanya percepatan aktivitas bisnis REAL. Yang menarik, kenaikan revenue tersebut juga diikuti perbaikan margin alhasil perusahaan mampu membukukan EBITDA dan laba bersih positif.
Artinya, pertumbuhan yang berlangsung bukan sekadar peningkatan penjualan, tetapi juga mencerminkan peningkatan kualitas operasional perusahaan," ujar Research Analyst Semesta Indovest Sekuritas, Nicholas Dharmawan Senin (3/8/2026).Dia menilai pertumbuhan pendapatan menjadi indikator awal yang menunjukkan akselerasi bisnis perusahaan.
Selain membukukan pertumbuhan pendapatan, REAL juga memperlihatkan perbaikan pada arus kas. Free cash flow meningkat dari negatif Rp3,07 miliar pada kuartal I menjadi positif Rp3,56 miliar pada kuartal II-2026.Menurut Nicholas, kombinasi pertumbuhan pendapatan dan free cash flow positif menjadi sinyal bahwa pemulihan bisnis mulai berjalan lebih sehat."Investor umumnya tidak hanya melihat seberapa tinggi revenue bertumbuh, tetapi juga apakah pertumbuhan tersebut mampu menghasilkan laba dan kas.
Pada kuartal II ini, REAL menunjukkan keduanya alhasil menyalurkan sinyal positif terhadap fundamental perusahaan apabila tren tersebut dapat dipertahankan," tutur dia.Di sisi neraca, REAL juga mempertahankan struktur permodalan yang konservatif dengan rasio utang terhadap ekuitas (DER) hanya 0,006 kali, menyalurkan ruang yang luas bagi perseroan untuk mendukung ekspansi di masa mendatang.Dengan reli pendapatan lebih dari tiga kali lipat dalam satu kuartal serta perbaikan profitabilitas dan arus kas, kinerja kuartal II 2026 menjadi indikasi bahwa REAL mulai memasuki fase pertumbuhan baru, di mana peningkatan revenue berhasil diterjemahkan menjadi kinerja operasional yang lebih sehat dan berkelanjutan.(kunthi fahmar sandy)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

