PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp181,2 miliar hingga Juni 2026. Jumlah ini meningkat 89,1 persen secara tahunan (YoY) dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu.
Direktur Keuangan RMKO Elbert menuturkan, pertumbuhan kinerja perseroan pada semester ini sejalan dengan peningkatan permintaan batu bara. Terutama dikontribusikan oleh kinerja segmen volume hauling, muatan batu bara kereta api, dan konstruksi perseroan.
"Kami melihat pertumbuhan kinerja yang signifikan pada pendapatan usaha seiring dengan peningkatan demand jasa batu bara pada kuartal kedua tahun berjalan. Kami semakin optimistis kinerja pada semester kedua tahun berjalan dengan kebijakan pertambangan Pemerintah yang jauh lebih clear pada semester kedua tahun berjalan," ujar Elbert dalam keterangan resmi, Jumat (31/7/2026).
Volume loading batu bara ke kereta api meningkat 277,9 persen YoY berubah menjadi 1,4 juta ton, sejalan dengan kenaikan volume hauling senilai 107,9 persen YoY berubah menjadi 557,5 ribu ton.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

