Ringkasnya, pT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR), atau Ultra Voucher, baru saja merilis hasil kinerja keuangan untuk periode tiga bulan pertama 2026 lalu.
Dalam meluncurkan tersebut, emiten pengelola platform voucher belanja digital itu terpantau berhasil membukukan penjualan neto sebesar Rp330,1 miliar di sepanjang triwulan I-2026, meningkat hingga 44,3 persen dibanding realisasi penjualan pada triwulan I-2025 lalu, yang masih sebesar Rp228,7 miliar.
Sejalan dengan itu, beban pokok penjualan Perseroan juga meningkat dari semula Rp219,9 miliar, menjadi Rp315,1 miliar, untuk perbandingan periode serupa.
"Dan pencapaian paling signifikan terlihat pada laba neto tahun berjalan, yang menyentuh Rp4,3 miliar. Angka ini adalah lompatan drastis dibandingkan periode 31 Maret 2025, di mana kami masih membukukan rugi bersih sebesar Rp1,1 miliar," ujar Direktur Utama UVCR, Hady Kuswanto, dalam keterangan resminya, Kamis (30/4/2026).
Perbaikan posisi rugi/laba Perseroan tersebut, berdasarkan Hady, berdampak positif pada capaian laba per saham dasar (earning per shared/EPS) UVCR, yang kini bernilai positif Rp2,13 per saham.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

