PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) membukukan pendapatan senilai USD262,4 juta di sepanjang triwulan I-2026 lalu.
Dari capaian tersebut, produsen baja berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut berhasil menyisihkan laba bersih senilai laba bersih senilai USD4,6 juta, yang turut memperkuat posisi ekuitas Perseroan di angka USD 745,7 juta.
"Penguatan neraca ini menyalurkan kami stabilitas dalam menjalankan aktivitas operasional secara bersamaan menghadapi dinamika pasar yang sedang bergejolak kini," ujar Direktur Utama KRAS, Akbar Djohan, dalam keterangan resminya, di Jakarta, Senin (27/4/2026).
Berdasarkan capaian positif tersebut, berdasarkan Akbar, pihaknya pun semakin optimistis dalam memasang target laba bersih setahun penuh (full year) senilai USD129 juta pada 2026 ini.
Akbar menjelaskan, target senilai itu sengaja ditetapkan sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

