PT PP Presisi Tbk (PPRE) mengumumkan rencana untuk menjual saham atau divestasi anak usahanya, PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) bernilai Rp1,61 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari perbaikan struktur modal, terutama akibat tingginya utang perseroan.
Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan pada Selasa (19/5/2026), PPRE berencana melepas 331.500 atau 51 persen saham LMA. Saham tersebut akan dijual kepada pemegang saham PT Lancarjaya Investama Abadi (LIA) yang menggenggam 41 persen saham LMA. Dengan demikian, LIA yang tidak terafiliasi dengan PPRE akan menjadi pemegang saham tunggal LMA.
Transaksi ini tergolong material karena berdasarkan laporan keuangan 2025, ekuitas PPRE tercatat senilai Rp2,13 triliun. Nilai transaksi itu setara 75,79 persen dari ekuitas PPRE.
Ringkasnya, "Hasil dari rencana transaksi ini dilakukan untuk mengurangi tekanan arus kas dan beban keuangan PPRE akibat dari pembayaran utang," kata manajemen PPRE.
Hingga akhir 2025, Debt to Equity Ratio (DER) PPRE menyentuh 2,18 kali dengan Debt Service Ratio 0,30 kali dan Debt (Interest Bearing) to Equity Ratio 0,86 kali. Sementara Current Ratio berada di level 1,15 kali.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

