Ringkasnya, manajemen PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) mengumumkan bahwa, Pratama Citra Karunia (PCK) telah resmi mengakuisisi sebanyak 298.080.000 lembar atau setara 45% saham ditempatkan dan disetor penuh SONA melalui pasar negosiasi BEI pada tanggal 29 April 2026.
Wakil Presiden Direktur SONA Wong Budi Setiawan dalam keterangan, Kamis 30 April 2026 menuturkan, Penajam Makmur Jaya (PMJ) mengambil-alih saham 45% saham SONA yang dimiliki oleh DVS Venture Singapore Pte, Ltd pada harga Rp690 per lembar dengan nilai transaksi menyentuh Rp205,675 miliar.
Dalam transaksi tersebut, berdasarkan Wong, para penjual dan pembeli tidak memiliki hubungan afiliasi satu sama lain. Adapun akuisisi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan pengendali atas SONA, dari DVS Venture Singapore Pte, Ltd kepada Pratama Citra Karunia (PCK).
โSementara itu transaksi tersebut tidak membawa dampak material yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan,โ tulis Wong dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Wong, pengendali baru telah menyatakan kesediaannya untuk menjalankan tender wajib atau Mandatory Tender Offer atas pemegang saham minoritas dalam Perseroan. Ini sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 9/POJK.04/2018 Tentang Pengambilalihan Saham Perusahaan Terbuka.
Ringkasnya, sekedar informasi, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) adalah perusahaan dalam dalam bisnis pariwisata dan mengoperasikan toko bebas bea. Didirikan tahun 1978, dengan nama PT Sona Tour, sebagai agen perjalanan.
Perusahaan memperluas bisnisnya dengan mengoperasikan toko bebas bea, karena meningkatnya permintaan dari wisatawan internasional pada awal hingga pertengahan tahun 1990an. Itu berjalan berhasil dan terus berkembang. Kini SONA memiliki 2 anak perusahaan yang mengelola operasional toko bebas bea di Bali, Jakarta, dan Medan. Perusahaan ini menjalankan IPO pada Juli 1992. (konrad)
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

