PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perseroan mengakselerasi pertumbuhan kinerja bisnis dan meningkatkan efisiensi organisasi di masa mendatang.
Perubahan tersebut juga berlangsung di pucuk pimpinan. Liana Kuswandi yang sebelum itu menjadi Direktur Keuangan Prodia meningkat ke Direktur Utama. Sementara Dewi Muliaty bergeser dari eksekutif ke pengawas dengan menjabat sebagai Komisaris.
Adapun Direktur Keuangan dengan nomenklatur baru diisi oleh Marina Eka Amalia. Dia sebelum itu menjabat sebagai AVP Legal & Investor Relation Prodia.
Selain itu, akademisi Lukas Setia Atmaja juga kembali ke perusahaan laboratorium tersebut untuk menjadi Komisaris Independen. Lukas pernah duduk dalam Dewan Komisaris pada 2017. Kini, dia menggantikan Joseph Fellipus Peter Luhukay.
Direktur Utama Prodia, Liana Kuswandi berharap, penyesuaian dalam jajaran pengurus dapat membawa semangat baru agar Prodia lebih responsif terhadap dinamika industri kesehatan yang terus berkembang.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.
