PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membukukan laba bersih Rp2,65 triliun pada semester I-2026, meroket 218 persen dari periode serupa tahun sebelum itu Rp833 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan meningkat 8 persen berubah menjadi Rp22,03 triliun dari Rp20,46 triliun di semester I-2025.
"Memasuki periode dengan kondisi operasional yang lebih kondusif, Perseroan berhasil mendorong pemulihan kinerja produksi secara bersamaan memperkuat kinerja penjualan ekspor, baik secara kuartalan maupun tahunan," kata Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (1/9/2026).
Bambang menerangkan, volume penjualan turun 2 persen sementara itu Newcastle Index naik 25 persen dan ICI-3 naik 15 persen alhasil mendorong penguatan harga lepas rata-rata sebesar 10 persen YoY.
Adapun penjualan domestik masih mendominasi dengan porsi 51 persen, sementara sisanya 49 persen adalah ekspor ke negara Vietnam, Bangladesh, Kamboja, India, dan Thailand.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

