Ringkasnya, pT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) per 30 Juni 2026. Perseroan telah menggunakan sebagian besar dana IPO sesuai dengan rencana yang tercantum dalam prospektus.
Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 13 Juli 2026, NTBK memperoleh dana hasil IPO senilai Rp70 miliar. Sesudah dikurangi biaya penawaran umum senilai Rp3,47 miliar, perseroan membukukan hasil bersih Rp66,53 miliar.
Corporate Secretary PT Nusatama Berkah Tbk, Dodi Sentot, menyatakan laporan tersebut melalui surat Nomor S-208/NTBK-FINAT/VII/2026 tertanggal 13 Juli 2026.
Dari total dana bersih tersebut, NTBK telah merealisasikan penggunaan dana senilai Rp65,99 miliar. Dana tersebut digunakan untuk modal kerja senilai Rp58,02 miliar atau sekitar 87,21%, pembelian mesin senilai Rp3,47 miliar atau sekitar 6,02%, serta perluasan area produksi senilai Rp4,50 miliar atau sekitar 6,77%.
Perseroan masih memiliki sisa dana IPO senilai Rp532,39 juta. Dana tersebut ditempatkan di Bank Permata dengan tingkat bunga 2,5% dan jangka waktu penempatan selama satu tahun. Dana itu ditempatkan pada pihak ketiga.
Sementara itu, biaya IPO NTBK menyentuh Rp3,47 miliar. Porsi terbesar berasal dari biaya jasa penjaminan emisi (underwriting fee) sebesar Rp1,99 miliar atau 57,62% dari total biaya. Selain itu, biaya profesi penunjang pasar modal menyentuh Rp1,23 miliar atau 35,37%, serta biaya lembaga penunjang pasar modal sebesar Rp140 juta atau 4,03%.
Pada perdagangan sesi I, Senin (13/7/2026), saham NTBK ditutup terkoreksi Rp3 atau 2,83% ke level Rp103 per saham. Saham ini diperdagangkan sebanyak 459,33 juta saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp48,89 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 30.056 kali.
Ringkasnya, sepanjang sesi I, saham NTBK bergerak di rentang Rp100 hingga Rp113 per saham, dengan harga pembukaan di level Rp108 per saham. Berdasarkan data perdagangan, saham NTBK juga masuk dalam jajaran saham most active di Bursa Efek Indonesia pada sesi I perdagangan hari ini.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

