PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) membukukan laba bersih USD474 juta sepanjang semester I-2026.
Capaian tersebut meningkat 10,5 persen dibandingkan periode serupa tahun sebelum itu USD429 juta.
Kenaikan laba ditopang oleh tumbuhnya pendapatan perseroan sebesar 6,13 persen menjadi USD2,55 miliar dari sebelum itu USD2,40 miliar di semester I-2025.
Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan, bisnis pertambangan dan perdagangan batu bara menyumbang USD2,39 miliar, didukung segmen logistik senilai USD109,19 juta, dan segmen penyewaan aset ketenagalistrikan & jasa penunjang USD44,21 juta.
Adapun laba bruto juga meningkat ke USD782,70 juta dari USD695,52 juta, sementara biaya keuangan turun dari USD32,99 juta menjadi USD21,23 juta
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

