Ringkasnya, entitas usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Pani Industri Nusantara (PIN) menandatangani kontrak konstruksi pembangunan fasilitas penyimpanan tailing Hulawa untuk proyek Tambang Emas Pani di Gorontalo.
Kontrak tersebut diteken dengan konsorsium Sinohydro-PII-NEM dengan nilai transaksi yang diperkirakan menyentuh Rp2,87 triliun.
Manajemen menjelaskan, pembangunan fasilitas penyimpanan tailing Hulawa adalah bagian penting dalam mendukung pengembangan dan operasional Tambang Emas Pani yang kini menjadi salah satu proyek emas strategis perseroan.
Dengan tersedianya fasilitas tersebut, operasional tambang diyakini dapat berjalan lebih optimal secara bersamaan mendukung peningkatan kinerja keuangan perseroan.
“Dengan dilaksanakannya pembangunan fasilitas penyimpanan tailing Hulawa, diharapkan berpotensi mendukung kelancaran operasional Tambang Emas Pani secara optimal dan meningkatkan laba Perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (15/6/2026).
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

