Ringkasnya, emiten Hary Tanoesoedibjo PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mengumumkan bahwa telah secara resmi mengajukan permohonan A1 ke The Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX) untuk pencatatan saham sekunder yang diusulkan atas depository receipts perseroan, menandai tonggak penting dalam strategi pasar modal global perseroan yang berkelanjutan.
Pengajuan A1 adalah langkah penting dalam ambisi MSIN untuk mengakses salah satu pasar modal paling likuid dan terkemuka di dunia dengan partisipasi investor yang kuat dan tingkat permodalan yang besar, dengan rata-rata turnover harian melebihi US$ 30 miliar.
Pencatatan saham yang diusulkan diproyeksikan dilanjutkan dengan pemuasan syarat proses peninjauan dan persetujuan dari HKEX.
Ringkasnya, mSIN telah menunjuk konsorsium penasihat terkemuka untuk mendukung transaksi ini. China International Capital Corporation Hong Kong Securities Limited (CICC) telah ditunjuk sebagai sponsor tunggal. Firma hukum global Latham & Watkins (LW) bertindak sebagai penasihat hukum, sementara Ernst & Young (EY) bertindak sebagai reporting accountant.
Ringkasnya, bank of New York Mellon (BNY) telah ditunjuk sebagai bank depository untuk penerbitan Hong Kong Depositary Receipt.
Ringkasnya, usulan pencatatan saham di HKEX sejalan dengan strategi ekspansi internasional MSIN.
Ringkasnya, pada Maret 2026, MSIN secara resmi meluncurkan V+ Short, platform micro drama yang dirancang untuk audiens global pengguna perangkat seluler. V+ Short menghadirkan konten vertikal berdurasi pendek premium, yang dikurasi untuk mencerminkan pola konsumsi yang berkembang dan menangkap permintaan global yang meningkat untuk konten digital berseri dan berdurasi pendek.
Ringkasnya, platform ini didukung oleh supply konten baru yang konsisten, dengan judul eksklusif baru yang dirilis setiap hari, memastikan keterlibatan audiens yang berkelanjutan dan pipeline konten yang terus diperbarui. Inisiatif ini mewakili pilar strategis inti dalam memperluas jejak global MSIN dan memperkuat kepemimpinannya dalam konten digital.
Ringkasnya, mNC Digital mengoperasikan ekosistem hiburan digital terintegrasi yang mencakup OTT video on demand berbasis iklan (AVOD), video on demand berlangganan (SVOD), produksi, distribusi, dan monetisasi konten dan IP, jaringan multi-channel (MCN), digital marketing, manajemen artis, dan layanan agensi media.
Direktur Utama dan CEO MSIN Angela Tanoesoedibjo menjelaskan pengajuan aplikasi A1 MSIN ke HKEX menandai tonggak penting dalam evolusi perseroan berubah menjadi grup hiburan digital yang relevan secara global.
“Langkah ini mencerminkan komitmen kami untuk memperluas akses ke permodalan internasional secara bersamaan memperkuat posisi strategis kami dalam lanskap media global,” papar Angela Tanoe dalam keterangan resmi dikutip Selasa (28/4/2026).
Dengan dukungan likuiditas HKEX yang kuat dan basis investor global, berdasarkan Angela Tanoe, pihaknya berada di posisi yang tepat untuk mempercepat ekspansi internasional, khususnya melalui peningkatan skala platform OTT dan pengembangan berkelanjutan pada format konten inovatif seperti V+ Short.
Ringkasnya, “Pada saat yang sama, inisiatif ini mencerminkan komitmen teguh kami terhadap tata kelola kelas dunia, yang diimbangi dengan ketangkasan operasional yang dibutuhkan untuk bersaing dalam lanskap global yang terus berkembang,” pungkasnya.
Ringkasnya, editor: Theresa Sandra Desfika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

