PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menyalurkan penjelasan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi efek perusahaan. Langkah ini merespons surat permintaan penjelasan dari otoritas bursa atas pergerakan saham emiten penyedia layanan data center tersebut yang cukup fluktuatif.
Dikutip Kamis (27/5/2026) WIB, manajemen menekankan hingga kini tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek perusahaan. Hal ini juga berlaku bagi keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama PT Dunia Virtual Online Tbk, Michael Kurnia Wirawan Alifen mengungkap, perusahaan senantiasa mematuhi ketentuan keterbukaan informasi. Belum ada kejadian penting lainnya yang dapat memengaruhi harga efek maupun kelangsungan hidup perusahaan yang belum diungkapkan ke publik.
โPerseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang berpotensi mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,โ ujar Michael dalam keterangan tertulisnya.
Ringkasnya, selain itu, Michael menjelaskan pihak manajemen tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham. Hal tersebut merujuk pada laporan kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan saham perusahaan sesuai aturan OJK.
Mengenai rencana aksi korporasi, Michael memastikan perusahaan belum memiliki agenda tertentu dalam waktu dekat. Hal ini mencakup rencana yang berpotensi berdampak pada pencatatan saham di bursa, setidaknya untuk periode tiga bulan mendatang.
โPerseroan tidak memiliki rencana untuk menjalankan tindakan korporasi dalam waktu dekat, termasuk rencana korporasi yang akan berakibat terhadap pencatatan saham Perseroan di Bursa (paling tidak dalam 3 bulan mendatang),โ tegasnya.
Terkait rencana pemegang saham utama, manajemen juga telah menjalankan konfirmasi. Michael menerangkan, hingga kini belum ada rencana strategis dari pemegang saham utama terkait dengan kepemilikan saham mereka di emiten berkode saham AREA tersebut.
PT Dunia Virtual Online Tbk masih berkomitmen untuk menjaga transparansi kepada seluruh investor dan pemangku kepentingan. Perusahaan yang mengelola fasilitas Hyperscale Datacenter & Teleport ini berlokasi di Cimpaeun, Kota Depok. Segala perkembangan informasi diproyeksikan disampaikan sesuai prosedur regulasi yang berlaku di pasar modal.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

