PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) mengungkap secara rinci struktur kepemilikan saham dan jajaran pengurus perusahaannya. Penjelasan ini adalah jawaban atas permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat nomor S-07897/BEI.PP1/06-2026.
Data terbaru per 1 September 2023 menunjukkan PT Sari Nusantara Gemilang (SNG) memegang saham TCPI paling banyak, yaitu 55%. Pemegang saham lainnya adalah PT Karya Permata Insani (KPI) senilai 25%. Sementara itu, masyarakat atau publik memiliki 20% saham.
Direktur & Sekretaris Perusahaan TCPI, Anton Ramada Saragih menyalurkan keterangannya dalam surat tertulis. โDengan ini kami, PT Transcoal Pacific Tbk menyatakan tanggapan atas surat PT Bursa Efek Indonesia Nomor S-07897/BEI.PP1/06-2026 tanggal 30 Juni 2026 perihal Permintaan Penjelasan Bursa, sebagaimana terlampir,โ tulis Anton dikutip Kamis (2/7/2026).
Ringkasnya, posisi penting di TCPI diisi oleh nama-nama berpengalaman. Achmad Sutjipto menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, dengan Aditya Paruliangui sebagai Komisaris. Denry Raymond Lelo memimpin sebagai Direktur Utama, dibantu para Direktur yaitu Erizal Darwis, Bintang Septo Drestanto, dan Budiman Kostaman.
Ringkasnya, siapa Pemilik Sebenarnya?
Ringkasnya, jika ditelusuri lebih dalam, sosok pengendali utama TCPI adalah H. Abdullah Popo Parulian, S.H. Ia memiliki 85% saham di PT Karya Permata Insani (KPI). Sisa saham KPI dimiliki oleh Ir. Aliyah Sianne Salim 10% dan Aditya Paruliangui 5%.
KPI sendiri menguasai 99,993% saham PT Sari Nusantara Gemilang (SNG), yang adalah pemegang saham mayoritas TCPI. Di SNG, terdapat juga kepemilikan kecil dari PT Trans Energi Logistik sebesar 0,007%.
Ringkasnya, abdullah menduduki posisi Komisaris Utama di KPI. Sementara itu, manajemen SNG diisi oleh Abdullah sebagai Komisaris, Bintang Septo Drestanto sebagai Direktur Utama, dan Aditya Paruliangui sebagai Direktur.
Ringkasnya, jejaring Anak Usaha yang Luas
Ringkasnya, tCPI memiliki banyak anak usaha yang bergerak di bidang energi. Perusahaan utamanya adalah PT Kanz Gemilang Utama (KGU) dengan kepemilikan 99,915%. Sisanya dimiliki KPI 0,083% dan SNG 0,002%. Pengurus KGU terdiri dari Abdullah (Komisaris), Erizal Darwis (Direktur Utama), dan Bintang Septo Drestanto (Direktur).
Ringkasnya, di bawah KGU, terdapat PT Energy Gemilang Kencana (EGK) dan PT Sentra Makmur Lines (SML). KGU menguasai 99,57% saham EGK dan 99,64% saham SML. Aliyah Sianne Salim menjabat sebagai Komisaris di kedua perusahaan ini.
Lebih menarik kembali, SML memiliki empat anak perusahaan dengan porsi kepemilikan masing-masing 99,98%. Keempatnya adalah PT Transportasi Lautan Energi, PT Karya Samudera Insani, PT Energi Lautan Kencana, dan PT Bahari Maritim Energi. KGU memegang sisa 0,02% saham di masing-masing perusahaan tersebut. Aliyah Sianne Salim konsisten menjabat sebagai Komisaris di seluruh anak usaha ini.
Ringkasnya, kerja Sama dengan Yayasan PLN
Ringkasnya, tCPI juga memiliki keterkaitan dengan PT Energy Transporter Indonesia (ETI). Di perusahaan ini, KGU memegang 50,2% saham dan TCPI memiliki 28,8%.
Ringkasnya, menariknya, Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT PLN (Persero) turut memiliki 14% saham di ETI. Sisa 7% saham ETI dimiliki oleh EGK. Jajaran manajemen ETI diisi oleh Aliyah Sianne Salim (Komisaris Utama), Yuyun Mimbar Saputra (Komisaris), Aditya Paruliangui (Komisaris), Denry Raymond Lelo (Direktur Utama), dan Bintang Septo Drestanto (Direktur).
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya โ apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

